Nomor Pengenal Importir Khusus (NPIK)

image

Nomor Pengenal Importir Khusus (NPIK)


Pengertian

Nomor pengenal importir khusus (NPIK)  adalah tanda pengenal sebagai importir khusus yang harus dimiliki setiap perusahaan yang melakukan perdagangan impor barang tertentu.

Dasar Hukum

Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan No. 141/MPP/Kep/3/2002 tentang Nomor Pengenal Importir Khusus (NPIK).

Syarat Administrasi

  Fotokopi NPWP.
  Fotokopi SIUP atau SP BKPM khusus PMA.
  Fotokopi TDP
  Fotokopi API-U atau API-P untuk industri.
  Fotokopi API-T khusus PMA.
  Pasfoto pemohon.
  Fotokopi KTP direktur perusahaan.
  Sales kontrak/purchase order.

 

Prosedur

 

  NPIK hanya dapat diberikan kepada perusahaan yang telah memiliki angka pengenal importir umum (API-U), angka pengenal importir produsen (API-P), dan angka pengenal importir terbatas (API-T).
  Importir mengajukan permohonan kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai dengan persyaratan:
 
  NPIK bagi perusahaan pemegang API-Umum, melampirkan: a.API-U. b.Realisasi impor dua tahun dalam lima tahun terakhir, atau realisasi impor dalam satu tahun terakhir dan atau perjanjian/kontrak pembelian dengan mitra dagang luar negeri dalam waktu satu tahun ke muka.
 
  NPIK bagi perusahaan pemegang API-Produsen, melampirkan: a.API-P. b.izin usaha industri.
  NPIK bagi perusahaan pemegang API-Terbatas, melampirkan: a.API-T. b.izin usaha industri atau surat persetujuan tetap (SPT) PMA/PMDN.
  Direktur Jenderal Bea dan Cukai menerbitkan NPIK atau menolak permohonan.
  Masa berlaku NPIK adalah setama lima tahun terhitung sejak tanggal diterbitkannya NPIK tersebut.

Wed, 10 Jan 2018 @09:25

Copyright © 2018 PT. BINA MANAJEMEN GLOBAL · All Rights Reserved
powered by sitekno